Kamis, 26 Juni 2025

Beribadah Tapi Senang Dipuji.....🤭

وَرَوَى وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِىِّ عَمَّنْ سَمِعَ مُجَاهِدًا يَقُولُ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا رَسُولَ اللهِ إِنِّى أَتَصَدَّقُ بِالصَّدَقَةِ فَأَلْتَمِسُ بِهَا وَجْهَ اللَّهِ تَعَالَى وَأُحِبُّ أَنْ يُقَالَ لِى خَيْرٌ . فَنَزَلَتْ هَذِه الْآيَةُ {فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ} يَعْنِى مَنْ خَافَ الْمَقَامَ بَيْنَ يَدَىِ اللهِ تَعَالَى . وَيُقَالُ مَنْ كَانَ يُرِيدُ ثَوَابَ اللهِ {فَلْيَعْمَلْ عَمَلا صَالِحًا} يَعْنِى خَالِصًا {وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا} (الكهف : ١١٠) .

Imam Waki’ meriwayatkan dari Imam Sufyan Ats Tsauri, dari seseorang yang pernah mendengar dari Imam Mujahid, beliau kata : “Seseorang menghadap kepada Nabi SAW dan berkata : “Ya Rasulallah, aku bersedekah karena Allah, tetapi aku juga senang jika disebut orang baik (dipuji). Lalu turunlah ayat :

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ

{Barangsiapa yang mengharap  berjumpa dengan Tuhannya} maksudnya adalah orang yang takut kepada Allah SWT. Ulama lain mengartikan {Barangsiapa yang menghendaki pahala dari Allah}

فَلْيَعْمَلْ عَمَلا صَالِحًا

{maka hendaklah ia mengerjakan amal shaleh} maksudnya dengan ikhlas, 

وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

{dan janganlah menyekutukan Allah dengan apapun dalam ibadahnya} (Al-Kahfi 110)

(Tanbihul Ghofilin bab Ikhlas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Perilaku yang Merusak Amal

1.  Riya :  Melakukan kebaikan bukan karena Allah, melainkan untuk mendapatkan pujian atau perhatian dari orang lain.  2. Ujub :  Merasa ka...